Memahami Diri Sendiri
Banyak orang yang ingin memahami orang lain, tetapi terhadap dirinya saja ia tidak mengenalinya dan akibatnya begitu fatal.
Memahami diri sendiri begitu sangat sulit dibandingkan memahami orang lain, memahami diri sendiri menjadi tantangan yang tak kunjung terpecahkan.
Kebenaran tentang kesalahan yang kita lakukan tentulah bukan kabar baik yang ingin kita dengar tapi harus kita terima dan hadapa dengan tegar, karena itu akan menjadi pelajaran hidup buat diri kita.
Kita biasanya lebih mudah mencari perlindungan di balik berbagai alasan.
Berikut adalah cara untuk mengenali diri sendiri:
1. Kenang, hitung, dan catat momen-momen membanggakan
Kita harus mengingat momen-momen membahagiakan karena itu bisa menjadi motivasi di kala kita ingin menyerah.
2. Kenali perilaku lama
Banyak dari kita yang mencari kesempurnaan kerap kali kita tak merasa membuat kesalahan.
3. Lihat role model kita
Dengan melihat dari panutan kita otomatis bisa membangun motivasi dari orang yang kita jadikan sebagai panutan.
4. Minta masukan dari orang-orang yang kita sayang.
Mintalah masukan dari sahabat dan keluarga lalu tanyakan hal-hal apa yang menurut mereka bisa membuat kita bahagia atau tertekan.
5. Fokus pada hal-hal yang menginspirasi. Howes menyarankan kita untuk bertanya pada diri sendiri, kapan kita merasa bebas dan sangat bersemangat. Bila sudah menemukan jawabannya, kita mulai bisa mengamati, apakah kita telah menjadikan upaya untuk menciptakan momen tersebut sebagai prioritas.
6. Tanyakan selalu pertanyaan ajaib Pertanyaan ini merupakan salah satu teknik utama dalam terapi fokus-solusi. “Bila malam ini, saat tidur, sebuah keajaiban terjadi, esok ketika bangun pagi, hal apa yang akan segara saya sadari, bahwa hidup tiba-tiba menjadi lebih baik?” Menurut Howes, pertanyaan ini bisa membantu kita mengidentifikasi apa yang benar-benar kita inginkan, apa yang terjadi dan bisa membantu kita menemukan cara mengatasi hambatan-hambatan yang kita temui.
Komentar
Posting Komentar